Pencetakan 3D atau manufaktur aditif adalah proses membuat objek solid tiga dimensi dari file digital. Pembuatan objek cetak 3D dicapai dengan menggunakan proses aditif. Dalam proses aditif objek dibuat dengan meletakkan lapisan material berturut -turut sampai seluruh objek dibuat. Masing-masing lapisan ini dapat dilihat sebagai penampang horizontal yang diiris tipis dari objek akhirnya.
Semuanya dimulai dengan membuat desain virtual dari objek yang ingin Anda buat. Desain virtual ini dibuat dalam file CAD (Computer Aided Design) menggunakan program pemodelan 3D (untuk pembuatan objek yang sama sekali baru) atau dengan penggunaan pemindai 3D (untuk menyalin objek yang ada). Pemindai 3D membuat salinan digital 3D dari suatu objek.
Pemindai 3D menggunakan teknologi yang berbeda untuk menghasilkan model 3D seperti waktu penerbangan, cahaya terstruktur / dimodulasi, pemindaian volumetrik dan banyak lagi.
Baru -baru ini, banyak perusahaan TI seperti Microsoft dan Google mengaktifkan perangkat keras mereka untuk melakukan pemindaian 3D, contoh yang bagus adalah Microsoft's Kinect. Ini adalah tanda yang jelas bahwa perangkat genggam di masa depan seperti smartphone akan memiliki pemindai 3D terintegrasi. Digitalisasi objek nyata ke dalam model 3D akan menjadi semudah mengambil gambar. Harga pemindai 3D berkisar dari perangkat industri profesional yang sangat mahal hingga 30 perangkat DIY USD yang dapat dilakukan siapa pun di rumah.
Di bawah ini Anda akan menemukan demonstrasi singkat dari proses pemindaian 3D dengan pemindai 3D HDI profesional yang menggunakan cahaya terstruktur:
